Welcome, visitor! [ Register | Login

About carstensenschwartz6

Description

Sebagian Sejarah Dari Walisongo
Indonesia terang tenar dengan keberagamannya. Mulai dari bahasa, suku adat istiadat, musik, masakan, sampai kepercayaan. Indonesia sendiri memiliki 5 agama yang diakui, melainkan mayoritas penduduknya memeluk agama Islam. Ya, Indonesia sendiri bisa dibilang jadi salah satu negara dengan jumlah pemeluk agama Islam yang terbanyak. Islam sendiri tentunya mengalami persebaran di Indonesia dalam waktu yang cukup lama. Dalam sejarah persebaran agama Islam di Indonesia, pastinya kita tak asing dengan sejarah walisongo. Walisongo yang berarti sembilan wali ini adalah sebagian wali yang mempunyai peran penting dalam menyebarkan agama Islam terutama di Pulau Jawa. Merekalah yang mempersembahkan Islam kepada masyarakat Indonesia di masa lampau dan mengajak mereka untuk memeluk agama Islam. Pada kans kali ini kita akan membahas beberapa wali yang termasuk Walisongo.

Yang pertama merupakan Sunan Gresik. Sunan Gresik sendiri bisa dibilang sebagai wali pertama yang menyebarkan agama Islam di pulau Jawa. www.sikoplak.xyz , Sunan Gresik sendiri bukanlah orang Jawa. Beberapa sumber tentunya memberikan jawaban yang berbeda, akan melainkan semua mengatakan seandainya beliau bukanlah orang Indonesia. Dalam menyebarkan agama Islam di Jawa sendiri, Sunan Gresik memiliki sebagian strategi. Beliau dikenal sebagai orang pertama yang membangun pondok pesantren yang nantinya akan menciptakan guru agama dan membantu menyebarkan agama Islam. Lalu beliau sendiri juga dekat dengan masyarakat dan memberikan kesan yang lemah lembut dan sopan. Selain itu, beliau juga mengajarkan pertanian kepada masyarakat dan menjadi tabib.

Lalu wali kedua yang juga familiar di sejarah walisongo yakni Sunan Kalijaga. Memiliki nama absah Raden Mas Said, masa muda beliau ternyata dilewati secara gelap. Beliau pernah menjadi perampok yang akan memberikan hasil rampoknya kepada masyarakat yang memerlukan. Akan tetapi, beliau disadarkan dikala akan merampok Sunan Bonang dan mulai menjadi muridnya. Sunan Kalijaga sendiri bisa dibilang unik dalam menyebarkan agama Islam. Beliau mencoba untuk menghargai budaya lokal dan melaksanakan dakwah secara bertahap. Beliau lebih menekankan dakwah lewat kesenian seperti wayang, seni ukir, nyanyian, dan juga gamelan. Lagu Lir Ilir dan Gundul-gundul Pacul sendiri diandalkan sebagai buatan beliau.

Yang selanjutnya yaitu Sunan Kudus. Bernama orisinil Sayyid Ja’far Shadiq, beliau dipercaya berasal dari Palestina. Sunan Kudus sendiri diketahui banyak bersekolah dengan Sunan Kalijaga. Maka tak heran jika jalan dakwah yang diambil beliau tak jauh berbeda dengan Sunan Kalijaga. Beliau sendiri mengedepankan toleransi terhadap kultur setempat. Tidak heran, beliau menerima simpati dari masyarakat setempat. Langkah akulturasi ini tentunya berhasil dalam menarik jumlah pemeluk Islam di tempat hal yang demikian. Salah satu peninggalan beliau yang terkenal adalah Mesjid Menara Kudus yang bergaya unik dan menjadi ikon di kota Kudus.

Itulah tadi cerita sebagian wali yang turut menyebarkan agama Islam di pulau Jawa. Dengan mempelajari sejarah walisongo, tentunya kian membuat kita paham kalau perjuangan mereka dalam menyebarkan agama Islam di Indonesia patut kita teladani.

Sorry, no listings were found.